Cerita dewasa

watch sexy videos at nza-vids!
Perawanku Direnggut Paksa - Jepri Wap my id - <head><link rel="canonical" href="http://m.jiono.jw.lt/files/Cerita_seks/__xtblog_entry/11036981-perawanku-direnggut-paksa?" /><link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="RSS" href="http://m.jiono.jw.lt/files/Cerita_seks?__xtblog_rss=VHlmdkp5SU1vM010TFVNaUd6RXhyRXl4" /><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5123984169153633" crossorigin="anonymous"></script> دروس مجانية مدونة وأحدث المعلومات الموثوقة وعالم تحميل الهواتف المحمولة مجانا durus majaniat mudawanat wa'ahdath almaelumat almawthuqat waealam tahmil alhawa <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1841110600500498" crossorigin="anonymous"></script>

PropellerAds

image

Cerita Fiktif Belaka



ini terjadi
sudah lama sekali saat aku masih berumur
15 tahun dan sejak itu semua kejadian yang
tidak enak menimpaku sunguh nasibku jadi
begini, dan kepada siapa aku harus
mengadu , semoga dalam ceritaku ini
pembaca cerita dewasa bisa memetik nilai
positifnya dan tentunya bisa menolongku.
Cerita Dewasa Perawanku Direnggut
Paksa
Cerita Ngentot Perawanku Direnggut Paksa
Perkenalkan namaku Utami aku anak
terakhir dari 5 saudara keluargaku terbilang
miskin ayahku hanya pegawai rendah di
pemerintah kota Malang , kondisi rumahku
sudah tua tetapi letaknya di pinggir jalan.
Cerita Sex Perawan
Di rumah, aku tinggal bersama seorang
kakak laki-laki, Ayah dan Ibuku, sedang
mbak-mbak dan mas-masku yang lain sudah
berkeluarga. Masih ada lagi, mbak-mbak 2
orang yang membantu Ibuku, dan kadang-
kadang ada seorang tukang antar beras dari
desa yang menginap di rumahku kalau
kemalaman.
Untuk menutupi biaya hidup keluarga, Ibuku
terpaksa membuka warung pecel di rumah,
lumayan karena untuk keperluan sehari-hari
keluarga dapat ditolong dari warung ini.
Biarpun baru kelas 3 SMP, tubuhku termasuk
bongsor, tinggiku sekitar 150 cm, beratku 38
kg, dan buah dadaku sudah mulai besar,
sebesar mangga yang sekilonya berisi dua,
kulitku kuning langsat, bersih dan wajahku
terbilang cantik, badanku proporsional, kata
teman-temanku. perawan ngesex
Orang tuaku mendidik dengan ketat dalam
suasana jawa dan keagamaan yang taat, dan
tabu akan hal-hal yang berbau erotis atau
porno, lebih-lebih sampai melakukan hal itu
sebelum menikah. Terlebih lagi di usiaku
yang masih sangat muda, aku tidak pernah
berani mau macam-macam dengan laki-laki
yang mencoba menaksirku. Selain itu, aku
kasihan dengan orang tuaku, apabila ada
kejadian yang menyusahkan beliau berdua.
Cerita Sex Perawan
Kehidupanku berjalan biasa-biasa saja,
sampai kejadian itu terjadi. Waktu itu, di
tengah malam tiba-tiba aku terbangun dari
tidur, aku merasa nafasku sesak, dan mataku
gelap, kaki dan tanganku sakit, serta perut
dan dadaku tertekan benda yang berat.
Aku menjadi panik dan mencoba bersuara
tetapi tidak bisa, rupanya mulutku tertutup
oleh sesuatu benda, dan juga mataku,
sedang benda yang menindihku itu ternyata
orang. Tangan dan kaki yang sakit ini,
rupanya disebabkan karena telah diikat
dengan kuat, sehingga terasa sakit dan tidak
dapat bergerak. Setelah sadar betul dari
tidurku ini, aku menyadari ada suatu
peristiwa yang menakutkan akan terjadi.
Tanganku diikat di sisi atas tempat tidur,
sedangkan kakiku diikat di sisi bawah
sehingga kakiku menganga. Aku telentang di
tempat tidur dalam posisi seperti huruf “X”.
Aku merasa bahwa sebagian pakaianku
sudah tidak melekat dengan benar di
badanku, BH-ku tersingkap, dan celana
dalamku rupanya sudah tidak ada.
Ada tangan yang dengan kasar sedang
meraba-raba kemaluan dan buah dadaku,
terutama pada kedua puting susuku yang
terasa digigit-gigit, ngilu-ngilu sakit.
Dan terdengar suara napas ngos-ngosan,
sambil menggigit dan menjilat-jilat sekujur
badanku, buah dadaku, leherku, telingaku,
dan terus turun kebawah. Aku mulai
menangis, karena merasa tidak berdaya,
tapi tidak bisa, berteriak pun tidak bisa,
saking ngerinya, aku kemudian tidak
sadarkan diri.
Cerita Sex Perawan
Tidak berselang lama kemudian, aku
tersadar kembali, aku merasa posisi
badanku belum berubah, masih saja
telentang dengan kedua tangan dan kaki
terikat pada sudut-sudut tempat tidur.
Hanya saja sekarang semua baju yang
melekat pada tubuhku telah terlepas,
sehingga aku telentang dengan keadaan
telanjang bulat.
Aku sedih sekali, karena benar-benar tidak
berdaya untuk mempertahankan
kehormatanku, sebentar lagi hidupku akan
hancur, setelah bajingan yang tidak kukenal
dan tidak dapat kulihat itu selesai
memerkosaku. Aku benar-benar sedih
menyadari bahwa bagian terpenting dari
hidupku sebentar lagi akan direnggut paksa
oleh orang yang tak kukenal. perawan
ngesex
Rupanya, pada saat semua keluargaku sudah
tertidur, ada orang yang masuk ke dalam
rumah dan kemudian masuk ke kamarku
yang kebetulan kuncinya hanya dari slot kayu
yang dipakukan ke kusen pintu, sehingga
cukup disentak sekali saja bisa lepas.
Rupanya orang tersebut sudah cukup
mengetahui situasi rumahku. Tangan dan
kakiku masih terikat, dan mulut serta mataku
pun masih tertutup, menurut perkiraanku
pada saat itu kira-kira pukul 12-1 malam,
aku ketahui dari bunyi jangkrik yang sayup-
sayup kedengaran.
Tiba-tiba aku merasa, badanku ada yang
mengelus-elus dan menggerayangi, kedua
buah dadaku terasa diremas-remas dan
pada bagian putingku dipelintir-pelintir.
Bagian perutku terasa dicium dan dijilat-
jilat, terus menurun kebawah dan kemudian
giliran kedua paha saya yang kemudian
dicium-cium dan dijilat-jilat, terus kepangkal
pahaku, akhirnya kemaluanku yang menjadi
sasaran permainan mulut dan lidah orang
tersebut.perawan dientot
Terasa lidahnya menyapu kedua bibir
kemaluanku dan sekali-sekali terasa lidahnya
mencoba membelah bibir kemaluanku untuk
menerobos kedalam lubang vaginaku. Pada
saat berikutnya terasa klitorisku menjadi
sasaran lidahnya. Aku tidak dapat berkutik,
ingin kututup pahaku, tetapi kedua kakiku
dipegangi dan diikat dengan kuat. Cerita
Sex Perawan
Mula-mula terasa pedih, linu dan nyeri luar
biasa. Lidah orang itu, menyapu bibir
kemaluanku dan mencoba menerobos ke
dalam liang vaginaku, sambil menggigit dan
menjilati clitorisku, dan kadang-kadang
lidahnya terjulur ke dalam liang vaginaku.
Gigitan-gigitan kecilnya mula-mula
membuatku merasa sakit, tapi lama-
kelamaan muncul rasa lain yang belum
pernah kurasakan seumur hidupku, geli, linu,
sedikit perih tapi nikmat sehingga membuat
seluruh badanku terasa panas
dingin. perawan ngesex
Lama-kelamaan tanpa terasa aku
menggoyang-goyangkan pantatku karena
menahan rasa geli luar biasa yang
ditimbulkan dari permainan mulut dan
lidahnya pada bagian-bagian sensitifku itu.
Dan dihisap-hisapnya pula, sehingga aku
semakin bertambah tak dapat menahan rasa
gelinya, dan tangan orang itu pun tidak
tinggal diam, dipuntir-puntirnya puting buah
dadaku, serta diremas-remasnya, sehingga
menambah rasa geli sekaligus nikmat.
Aku sudah melupakan rasa takut dan sedih,
berganti dengan rasa sangat nikmat, nikmat
sekali, sulit kuutarakan rasa nikmatnya.
Rupanya inilah, yang disebut dengan surga
dunia.
Saking tidak tahannya, aku ingin menjerit tapi
tidak dapat mengeluarkan suara, hanya
desahan dari hidungku, tiba-tiba aku
merasakan suatu kenikmatan luar biasa yang
tidak dapat kulukiskan dan aku tiba-tiba
merasa hendak pipis,
“..crut.., crut.., crut.., nyut.., nyut.., nyut..”,
dan bagian dalam kemaluanku terasa
berdenyut-denyut. Badanku menjadi kejang
dan bergetar dengan hebat sampai tak
terasa badanku tersentak-sentak dan
terangkat-angkat di atas tempat tidur.
Cerita Sex Perawan
Rupanya aku telah mencapai yang disebut
orgasme. Dan pipisku itu rupanya cairan
yang menyemprot dari dalam vaginaku saat
orgasme. Setelah saat kenikmatan yang
melandaku usai, seluruh badanku terasa
lemas tak bertenaga.
Kemudian terasa orang itu mulai
menindihku, mulutnya terasa menghisap-
hisap leherku, mulutnya berbau aneh,
rupanya itu adalah bau cairan yang keluar
dari milikku.
Tangannya meraba-raba dan meremas-
remas seluruh tubuhku, terutama pada
kedua bongkahan pantatku, kadang dengan
halus tapi seringkali kasar, dan tiba-tiba
pada pangkal pahaku, tempat dimana tadi
dijilat-jilat dan di sedot-sedotnya, terasa
ada benda tumpul, keras lagi besar
menggesek-gesek di antara kedua pahaku
yang sudah terkangkang itu.
Secara otomatis aku mencoba merapatkan
kedua kakiku, akan tetapi tidak bisa karena
tertahan oleh ikatan pada sudut-sudut
tempat tidur.
Benda tumpul itu terasa mengoles-oles bibir
kemaluanku dan sekali-sekali ditekan pada
klitorisku. Terasa sangat geli dan ada
perasaan nikmat yang menjalar ke seluruh
tubuhku. Tak terasa kemaluanku menjadi
sangat basah dan ini rupanya disadari juga
oleh orang tersebut, bahwa aku sudah
sangat siap untuk permainan selanjutnya.
perawan dientot
perawan ngesex
Secara perlahan-lahan terasa benda tersebut
menguak kedua bibir kemaluanku yang
masih sangat rapat dan terasa benda
tersebut memaksa masuk kedalam lubang
vaginaku. Rupanya itu adalah penis orang
itu, perasaan sakit pada kemaluanku mulai
terasa, pedih, terasa penis orang tersebut
yang rupanya sangat besar sulit menembus
kemaluanku yang masih perawan, aku
mencoba menjerit, tapi hanya terdengar
lenguhan dan dengusan dari hidungku saja,
karena mulutku dibekap.
Aku mencoba berontak, tapi tidak bisa,
karena kedua tangan dan kakiku terikat,
benar-benar aku merasa tidak berdaya. Dan
akhirnya, aku merasa kemaluanku seakan-
akan terbelah dan ulu hatiku seakan-akan
disodok oleh benda tumpul, ketika orang
tersebut dengan ganas dan kasar secara
brutal menekan masuk dengan paksa seluruh
penisnya kedalam lubang kemaluanku.
Terasa besar dan panjang, memadati serta
mengisi setiap sudut ruang kemaluanku,
sakit dan ingin pingsan rasanya bercampur
aduk dalam diriku. Penis yang besar itu
terasa memadati dan terbenam, diam
sejenak dalam kemaluanku.
Tidak lama kemudian terasa orang itu mulai
menaikturunkan pantatnya, sehingga
penisnya naik turun, masuk keluar, pada
kemaluanku. Mula-mula setiap penisnya
bergerak masuk atau keluar dari
kemaluanku, terasa sakit dan nyeri, akan
tetapi lama kelamaan, rasa perih hilang dan
berganti dengan rasa nikmat, perasaan
nikmat yang sukar kulukiskan, semakin lama
perasaan nikmat itu mulai menjalar ke
seluruh tubuhku, sehingga aku merasa
seakan melayang-layang.
Badanku dengan tidak sadar mulai
meresponsnya dengan ikut bergoyang-
goyang, dan tiba-tiba badanku bergetar lagi
dengan hebat dan bagian dalam kemaluanku
kembali berdenyut-denyut dengan hebat,
aku mengalami orgasme lagi dan bahkan
lebih hebat daripada sebelumnya.
Dan rupanya, orang itu masih tetap kuat dan
naik turun, terus-menerus, beberapa saat
kemudian, aku mengalami orgasme lagi, lagi
dan lagi, dan dia masih naik turun terus
dengan stabil tanpa ada tanda-tanda akan
berhenti, aku keluar terus menerus lagi dan
lagi. Sampai seluruh badanku terasa lemas
tidak bertenaga. perawan dientot
Aku sekarang benar-benar terkapar tidak
berdaya, dengan kedua kaki yang terpentang
diperkosa oleh orang tersebut sesuka
hatinya. Dan orang itu, suatu saat
mempercepat gerakannya, dan tiba-tiba dia
merangkulku kuat-kuat, serta menciumi serta
menghisap leherku kuat-kuat, dan terasa
penisnya berdenyut-denyut, kemudian
terasa cairan hangat kental menyembur
dengan derasnya membasahi rongga-rongga
lubang kewanitaanku.
Dan karena tekanan badannya yang kuat
serta denyutan-denyutan yang kurasakan
dari penisnya, sehingga membuatku kembali
mengalami orgasme yang kesekian kalinya
secara bersamaan dengan orang tersebut.
ngentu perawan
Badanku bergetar dan akupun merasakan
denyutan-denyutan juga, nikmat sekali.
Badan orang tersebut terkulai menelungkup
di atas badan saya dengan penisnya yang
masih terbenam di dalam liang
kewanitaanku.
Setelah beristirahat sebentar terasa penis
orang tersebut yang masih terbenam dalam
kemaluanku mengeras kembali. Dan malam
itu rupanya permainan belum usai, dengan
semangat menggebu-gebu orang itu
mengulangi lagi permainannya, demikian
diulanginya sampai tiga kali lagi pada
malam itu.
Aku sungguh merasa lelah dan lemas sekali,
seluruh tulang-tulangku seakan-akan terasa
dilolosi, tapi di sisi lain aku merasakan
kenikmatan yang teramat sangat luar biasa.
ngentu perawan
Sungguh ini suatu pengalaman pertama yang
sulit kulupakan dan bahkan sampai kini pun
aku tidak tahu, siapa pelaku sebenarnya.
Barang-barang di rumahku tidak ada yang
hilang satupun, jadi tentu saja dia bukan
pencuri. Baru pada saat menjelang pagi,
orang itu keluar dari kamar, dimana
sebelumnya satu tali di tanganku dilepaskan
simpulnya.
Dan setelah orang itu pergi, aku buka
talinya, tangan satunya aku lepaskan,
rupanya mata dan mulutku diplester, pakai
plester putih. Dan kakiku pun sudah
kulepaskan. Kulihat, ada bekas-bekas warna
merah di sepreiku yang putih warnanya dan
badanku pun juga terlihat merah-merah,
bekas gigitan dan sedotannya. Celana
dalamku, teronggok sobek di lantai,
demikian juga baju dan BH-ku.
Aku merasa sedih sekali mengingat aku telah
kehilangan milikku yang paling berharga,
tapi di lain pihak ada perasaan puas yang
melanda diriku dikarenakan perasaan
nikmat yang baru saja kuperoleh. Aku tidak
berani menceritakan hal itu ke orang tuaku
ataupun kepada saudaraku karena malu dan
takut. Aku hanya memendam kejadian ini
seorang diri saja.
Kejadian ini, masih terulang lagi berkali-kali,
sampai aku tamat dari SMA dan herannya
aku tidak hamil, entah diapakan oleh orang
ini. Aku sudah tidak lagi merasa takut
apabila kamarku dimasuki kembali oleh
orang tersebut, bahkan aku ada semacam
perasaan rindu dan kehilangan jika orang
tersebut baru datang agak lama.
Aku hanya dapat menduga bahwa perbuatan
tersebut dilakukan oleh tukang antar beras
dari desa yang memang sering bermalam di
rumahku, tapi setiap aku bertemu
dengannya, dia bersikap biasa saja, seolah
tidak ada pernah ada kejadian apapun. Aku
sebenarnya ingin meminta
pertanggungjawabannya, tetapi malu,
jangan-jangan bukan dia, karena sebenarnya
aku tidak memiliki bukti apapun. perawan
dientot
Setelah tamat SMA, aku dilamar oleh
seorang pemuda, dia bersedia menikahiku
karena menurutnya dia sangat mencintaiku
dan di matanya, aku adalah anak gadis yang
lugu, sopan, alim dan tidak pernah macam-
macam. ngentu perawan
Namun apa yang sebenarnya telah terjadi,
sungguh membuatku sedih. Pemuda ini,
pada malam pertama kami, mendapatiku
sudah tidak perawan lagi, dan dia
menuduhku sudah berpengalaman. Aku
menyadari tuduhannya betul, jadi aku diam
saja dan tidak menjawab. Dia bertambah
marah, sehingga sering dia pulang larut
malam dalam keadaan mabuk. Dalam
keadaan setengah sadar itu, dia bahkan
sudah mulai berani memukulku. perawan
dientot
Aku sadar, memang pada awalnya akulah
yang bersalah, mengapa dulu aku tidak
berterus terang saja pada pemuda yang
sekarang telah menjadi suamiku ini. Lama-
kelamaan aku tidak tahan lagi karena aku
sering disakitinya, sehingga aku pulang ke
orangtuaku dan menceritakan tentang tabiat
suamiku ini serta latar belakang
perlakuannya padaku. ngentu perawan
Ibuku menyesali nasibku yang jelek, dan
menyarankan untuk mencari jalan tengah
yang terbaik. Tapi aku sudah telanjur takut
terhadap suamiku karena dia sudah sangat
sering menyakitiku. Dan akhirnya dengan
terpaksa aku menggugatnya cerai.



IKLAN DOMAIN TERMURAH DAN TERJAMIN UNLIMITED DAN AMAN Shared Web Hosting
# Perawanku Direnggut Paksa

By JionoWap 2016-04-27
Tags: Perawanku Direnggut Paksa
Tulislah komentar Kamu Perawanku Direnggut Paksa
Perawanku Direnggut Paksa - XtCAT -:- 404
0: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known
Advertise Here

404 - Page Not Found - Back Home


Total Visits: 46805113
Visits Today: 288078
This Week: 773009
This Month: 12620461

This site, is built entirely by using XtGem.

XtGem is a visual mobile site building tool, allowing users to create and maintain highly customizable personal mobile sites completely free of charge - and without a need to know any programming language at all!


U-ON
www.easy-hit-counter.com
Penghitung Kunjungan: 93165
JepriWap © 2011 - 2026
Powered by XtGem.Com